Blog

Tips Membuat Portofolio, Untuk Suksesnya Bisnis Fotografi

tips-membuat-portofolio-untuk-suksesnya-bisnis-fotografi

Untuk membangun sebuah portofolio dalam fotografi terkadang bisa menjadi tantangan yang sulit. karena siapa sih yang mau bekerja tanpa mendapatkan bayaran? Akan tetapi coba kita pikirkan bagaimana seseorang akan mau menggunakan jasa kita jika mereka belum melihat adanya portofolio dari hasil karya kerja kita? Untuk membangun suatu bisnis, tidak hanya bermodalkan uang, tapi tenaga, pikiran, waktu. Dan perlu sobat ketahui, selain dari hasil yang bagus, 90% suksesnya bisnis fotografi ditentukan dengan portofolio. Sebenarnya saat ini untuk memperkenalkan portofolio kita tidak terlalu sulit, kita bisa memanfaatkan perkembangan teknologi salah satunya media sosial.

Berikut adalah tips untuk membuat portofolio fotografi

  • Coba awali membangun portofolio dari orang-orang sekitar kita, seperti keluarga atau teman, ada banyak peluang jika kita menawarkannya kepada mereka. Selain kita mendapatkan portofolio, kita juga bisa sekaligus membantu mereka karena tentunya yang kita tawarkan dengan harga murah bahkan gratis. Kalo kita menawarkan sesuatu pada orang asing dengan harga yang murah bahkan sekalipun gratis mereka pasti justru akan ragu. Untuk itu cobalah dari orang terdekat kita, misalkan kita bilang kalo foto dokumentasi momen mereka adalah hadiah atau kado dari kita.
  • Ambil shoot sebanyak-banyaknya saat kita mendapatkan kesempatan untuk mengabadikan momen, misalkan pada saat memotret pernikahan sodara, ambil sebanyak-banyaknya dengan berbagai angel, selain untuk melatih ilmu fotografi kita, cara ini akan memberikan banyak pengalaman untuk kita. Bukan hanya ilmu fotografi tapi nantinya dengan banyaknya pengambilan gambar, ini sekaligus melatih kita untuk proses editing. Sebenarnya yang saya rasakan, saya bisa belajar dari kekurangan dan kelebihan sebuah foto pada saat proses editing. Sehingga dengan pengalaman tersebut kita bisa lebih baik lagi kedepannya. Keuntungan lain cara ini adalah nantinya kita akan banyak portofolio tentunya dengan banyak situasi dan pose yang berbeda-beda.
  • Setelah kita melakukan ke dua tips diatas, tentunya kita sudah memiliki sedikit portopolio dan disinilah kita bisa mencoba menawarkan jasa kita kepada orang lain. Tidak perlu mematok harga terlalu mahal, misalkan kita tentukan harga, terus kasih diskon 50%. Nantinya cara ini bertujuan untuk kita mendapatkan pengakuan merek sebagai bisnis yang sah dan pada saat yang sama kita akan terus membangun portopolio kita, dan bukan untuk tujuan menjatuhkan harga pasaran jasa fotografi, karena lambat laun harga kita akan naikan sampai kita mendapatkan harga yang semestinya.

Pada intinya, tanpa portopolio yang jelas, kita akan sangat sulit untuk mengembangkan sebuah bisnis terutama dibidang fotografi dan tanpa portopolio orang tidak akan pernah tahu keberadaan bisnis kita. setiap kali kita mendapatkan sebuah projek fotografi, pasti kita akan selalu diminta portofolio.

0 Comments
Share

Reply your comment

Your email address will not be published. Required fields are marked*